Tuesday, July 23, 2024
HomeBerita UtamaJelang Pilkada Sitaro, Ci Uto Minta Restu Tokoh Pendidikan, Tokoh Masyarakat, Tokoh...

Jelang Pilkada Sitaro, Ci Uto Minta Restu Tokoh Pendidikan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemekaran & Ormas Asal Sitaro.

MANADO-Calon kuat bupati atau wakil bupati kepulauan Sitaro koalisi PDIP & Perindo, Liem Hong Eng terus meminta restu kepada sejumlah tokoh masyarakat untuk maju dalam pilkada Sitaro yang didawalkan 27 November 2024 mendatang.


Setelah intens menemui pemilih di tingkat akar rumput di Siau maupun Tagulandang, politisi Perindo Sitaro berbasis pengusaha ini, Jumat, (21/06) kemarin ikut melakukan silaturahmi politik dengan sejumlah tokoh pendidikan Sulut, tokoh pemekaran Sitaro, unsur ASN yang notabene berasal dari Sitaro.


Sejumlah tomas asal Sitaro yang dtemui Ci Uto diantaranya, mantan Kepala Badan Diklat Sulut Dr. Paulus Tamaka, M.Pd, Pakar Ilmu Kesehatan Masyarakat & Keolahragaan Unima Dr. Marnex Berhimpong, M.Kes.,AIFO, Ketua IKISST (Ikatan Kekeluargaan Indonesia Sangihe, Sitaro & Talaud) Kota Manado Drs. Pontowuisan Kakauhe, mantan Kasat Pol PP Kab. kepl. Sitaro Fengki Mamirahi, Ketua Tim 17 Panitia Pemekaran Kab. Kepl. Sitaro Drs. Salmon Jacobus, mantan Fungsionaris PDIP Joni Manope.

Hadir juga Pemerhati Masalah Politik dan Pemerintahan Sulut Yehezkiel Lairah, S.Sos.,M.AP, mantan Sekretaris KNPI kabupaten kepulauan Sitaro Orlando David, SE dan Tim 17 Panitia Pemekaran Sitaro Maxi Sidayang, SE.


Dalam diskusi terbatas yang dilaksanakan kemarin, Ci Uto secara terbuka memintakan dukungan politik dari seluruh komponen masyarakat Sitaro terkait dirinya yang akan maju dalam pilkada Sitaro November 2024 mendatang.

“Saya sadar bahwa, kedaulatan itu ada ditangan rakyat. Untuk itu, dengan penuh kerendahan hati saya bermohon dukungan politik dari semua elemen masyarakat Sitaro dimanapun mereka berada, untuk memberikan restu kepada saya untuk maju dalam pilkada Sitaro,” kata Ci Uto yang kemarin didampingi langsung sang suami Jotje Luntungan, SE.


Menurut Ci Uto, konsep membangun Sitaro harus dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh lapisan masyarakat, tanpa melihat latar belakang partai politik maupun budaya atau agama.

“Tanpa kedaulatan rakyat, saya tidak ada artinya. Untuk itu, marilah kita sama-sama membangun daerah, tempat leluhur kita lahir dan tempat dimana anak, cucu kita akan berkarya untuk bangsa dan negara,” jelas perempuan kelahiran Siau, yang juga alumni SMP Negeri Ulu dan SMA Negeri 1 Ulu Siau ini.


Hal senada juga disampaikan sang suami Jotje Luntungan, SE. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sitaro ini ikut menyampaikan apresiasi dan penghormatan yang setingih-tinggihnya kepada Tomas Sitaro yang berkenan rindu untuk melakukan diskusi dengan istrinya.

“Saya menyampaikan terima kasih atas masukan dan saran yang disampaikan, kita berdoa semoga Tuhan berkenan atas rencana baik kita untuk membangun Sitaro menjadi lebih baik,” jelas Luntungan, wakil rakyat yang sudah 3 periode duduk di DPRD Sitaro ini.


Meksipun dilaksanakan secara terbatas, namun, sejumlah harapan ikut disampaikan sejumlah Tomas kepada Ci Uto. “Saya salut dengan Ci Uto, yang ikut membuka diri dengan masyarakat dan bersedia melakukan diskusi. Kami butuh tokoh politik seperti ini untuk membangun Sitaro,” kata Drs. Salmon Jacobus.


Harapan yangs sama juga disampaikan putra kampung Bahu, Siau, yang kini sukses menitik karir di Universitas Negeri Manado Dr. Marnex Berhimpong, M.Kes, AIFO. Menurutnya, dirinya memberikan apresiasi bagi calon kepala daerah maupun wakil kepala daerah yang ingin terbuka dengan masyarakat soal pembangunan di kabupaten Sitaro.

“Untuk menuju Sitaro yang lebih baik kedepan, maka, Sitaro itu harus dibangun oleh seluruh komponen masyarakat, termasuk para tokoh agama dan tokoh masyarakat. Saya salut, Ci Uto bersedia hadir dan menyampaikan gagasannya,’ cetus Marnex yang juga salah satu Wakil Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi KONI Sulut ini.(alchri)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments